Reza Hafiz Pranajaya

Never Mind

Senin, 21 Januari 2019

Review Premier League : Hasil Pertandingan Arsenal VS Chelsea 2019


Arsenal menjadi tuan rumah saat menghadapi Chelsea di Matchday ke-23. Arsenal menggunakan Formasi 4-3-1-2 dengan mengunakan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette sebagai striker. Chelsea menggunakan formasi 4-3-3 dan Eden Hazard menjadi false 9. 
Formasi Arsenal VS Chelsea

Susunan pemain :

Arsenal: Bernd Leno; Hector Bellerin (Mohamed Elneny 72'), Sokratis Papastathopoulos, Laurent Koscielny, Sead Kolasinac; Granit Xhaka; Lucas Torreira, Matteo Guendouzi; Aaron Ramsey (Ainsley Maitland-Niles 68'); Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette (Alex Iwobi 67')

Chelsea: Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Ruediger, David Luiz, Marcos Alonso; Jorginho, N'Golo Kante, Mateo Kovacic (Ross Barkley 63'); Willian (Olivier Giroud 68'), Pedro (Callum Hudson Odoi 80'), Eden Hazard

Secara head to head di 4 pertandingan terakhir Premier League, Arsenal Vs Chelsea adalah Arsenal tidak pernah menang, imbang dua kali, dan selebihnya dimenangkan oleh Chelsea.
Head to Head Arsenal vs Chelsea
Catatan lainnya, ketika 5 pertandingan terakhir di Premier League, Arsenal menang 2 kali, kalah 2 kali, dan imbang 1 kali. Sedangkan Chelsea menang 3 kali, imbang 1 kali, dan kalah 1 kali. Sebelumnya sempat Arsenal kalah dengan West Ham dengan Skor 1-0 dan Chelsea menang atas Newcastle 2-1.

Jika melihat statistik diatas maka seharusnya Chelsea dapat membawa 3 poin dari kandang Arsenal. Serta memantapkan diri menjauh dari kejaran Arsenal didalam mempertahankan tiket ke Liga Champion.

Jalannya Pertandingan :

45 menit pertama

Menit awal Arsenal langsung menekan pertahan chelsea. David luiz sempat membuat blunder tetapi Cesar Azpilicueta dengan sigap dapat mengamankan bola. Arsenal mendapatkan tendangan bebas. Granit Xhaka yang mengambil tugas, dia memberikan operan langsung ke kotak pinalti Chelsea tetapi masih bisa diamankan oleh Kepa Arrizabalaga.

Alonso yang ikut membantu penyerangan, membuat lubang dipertahanan Chelsea dan dimanfaatkan dengan baik oleh Alexandre Lacazette dari sisi lapangan. Bola dioper langsung ke Pierre-Emerick Aubameyang, Pierre-Emerick Aubameyang mencoba melakukan shooting, bola masih jauh dari sasaran.
Aubameyang gagal mencetak gol dibabak pertama
Dari tendangan sudut, Sokratis menendapatkan posisi untuk menyundul bola, tetapi bola menjauh dari jangkauan Kepa Arrizabalaga. 

Pada menit ke-9 babak pertama hazzard mendapatkan umpan terukur dari Cesar Azpilicueta tetapi bola tembakan hazzard tidak tepat sasaran.

Berawal dari tendangan freekick menit ke-12, Laurent Koscielny berhasil memenangkan duel dan menyundul bola kearah Kepa Arrizabalaga, Kepa Arrizabalaga berhasil memblock bola dengan baik.

Pada menit ke-13, tendang sudut diambil oleh Xhaka, Xhaka mengoper bola ke Hector Bellerin, Hector Bellerin melakukan umpan kedalam kotak pinalti Chelsea, bola disambut dengan baik oleh Alexandre Lacazette, mendapat pengawalan dari Alonso, Alexandre Lacazette berhasil menendang bola dan Gollllll...
Alexandre Lacazette melewati Alonso

Alexandre Lacazette mencetak gol
Pada menit ke-17 pedro berhadaan satu lawan satu dengan Leno, Pedro menchip bola tetapi bola keluar.
Pedro menchip bola
Menit ke 23. Jorginho mendapat peluang melakukan tendangan dari luar kotak pinalti, tetapi tendangan melambung

Menit ke-36, Sead Kolasinac melakukan overlaping untuk membantu penyerangan, bola dioper kearah Pierre-Emerick Aubameyang. Pierre-Emerick Aubameyang mekakukan tendangan salto, hampir terjadi golll.

Menit ke-39, Sokratis melambungkan bola kedalam kotak pinalti Chelsea, ada Koscienly disana. Bola di sundul menggunaka bahu oleh Koscienly dan gol. Arsenal unggul 2-0 atas chelsea
Koscienly mencetak gol ke 2 untuk Arsenal
Sebelum turun minum, Chelsea mendapatkan tendangan sudut. Tendangan diambil oleh William, William menandang bola, disundul oleh Alonso. Bola mengenai mistar gawang.
Half Time Arsenal vs Chelsea
45 menit kedua

Babak kedua dimulai. Chelsea berinisiatif langsung menekan pertahanan Arsenal. Arsenal tidak diberi kesempatan memegang bola. 

Sama seperti babak pertama, Chelsea menguasai jalannya pertandingan, menguasai bola tetapi jarang sampai menusuk atau masuk kedalam kotak pinalti dari Arsenal.

Dibabak kedua ini, Hazzard mendapatkan ekstra penjagaan dari bek Arsenal. Ada 2 orang minmal yang menjaga ketika Hazzard mengiring bola.
Hazzard vs pemain Arsenal
Chelsea mencoba menambah daya dobrak dengan memasukan Ross Barkley menggantikan Mateo Kovacic dan Olivier Giroud menggantikan Willian.

Dengan masuknya Giroud, Chelsea mendapatkan amunisi baru sehingga ada target didalam kotak pinalti. Pasalnya Giroud selalu memenangkan duel didalam kotak pinalti Arsenal. 

Masuknya Goriud terlihat sedikit terlambat, karena pemain-pemain Arsenal sudah memfokuskan untuk bertahan. Kemenangan Arsenal ini harus dibayar oleh cideranya Hector Bellerin.

Dipekan ke-23, Arsenal berhasil memetik kemenangan atas tamunya Chelsea. Sehingga sekarang jarak Chelsea dan Arsenal di table Premier League menjadi 3 poin.
Hasil akhir Arsenal vs Chelsea

Tabel Premier League
Melihat dari statistik pertandingan selama 90 menit, Chelsea menguasai jalannya pertandingan tetapi Chelsea hanya mampu mengoptimalkan tendangan tepat ke arah gawang hanya 1 kali berbalik dengan arsenal dengan total 5 kali tendangan tepat ke arah gawang. Untuk total shot Arsenal berimbang dengan Chelsea. Dari total Pasing Chelsea unggul dari Arsenal.
Statistik Pertandingan  Arsenal VS Chelsea
Analisa Pertandingan

Diawal-awal pertandingan, Pemain-pemain arsenal melakukan orientasi sampai ke pertahanan chelsea untuk melakukan pressing dan memblock pemain chelsea untuk membangun serangan.

Setiap pemain arsenal menjaga pemain chelsea untuk mencegah aliran ball possession. Jika dilihat, Jorginho menjadi pemain kunci dari formasi 4-3-3 Sari. Untuk mendangulangi itu, arsenal menggunakan strategi 4-4-2 dengan pengembangan pemain tengah membentuk Diamond (4-3-1-2) yang sama dengan Totenham saat Totenham berhasil mengalahkan Chelsea. 

Emery memasang Ramsey tepat dibelakang kedua Striker Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette. Tugas Ramsey disini adalah menjaga pergerakan Jorginho dan mematahkan jalur passingnya. 
Ramsey vs Jorginho
 Sepanjang waktu, Ramsey terus menjaga Jorginho, sehingga aliran bola Chelsea menjadi tidak rusak . Dengan dijaganya Jorginho, Pemain-pemain Chelsea kebingungan siapa yang menjadi Link atau jembatan antara pemain bertahan dan pemain penyerang.
Ramsey Vs Jorginho
Jika dilihat pada babak pertama dan pertengahan babak ke dua, pemain-pemain Chelsea jarang yang ada didalam kotak pinalti Arsenal. Disinilah yang menjadi titik lemah Chelsea. Tidak adanya target didepan gawang.
William mencoba menerobos pertahanan Arsenal
Pertahanan Arsenal bermain sangat rapih pada pertandingan ini. Kedua sideback (bek sayap) Arsenal jarang melakukan Overlaping. Sehingga pemain-pemain Chelsea kesusahan didalam menembus pertahanan Chelsea.

Sedangkan Chelsea, kedua bek sayap Chelsea lebih sering overlaping (membatu penyerangan), hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Alexandre Lacazette didalam melakukan serangan balik.

Dibawah tekanan pendukung Arsenal, mental pemain Chelsea dibawah perfoma. meski terus menguasi bola, sejatinya pemain-pemain Chelsea gagal menembus pertahan Arsenal. Hal tersebut yang membuat pemai-pemain Chelsea merasa frustasi

Pertandingan selanjutnya, Chelsea akan berjumpa Tottenham Hotspur pada lanjutan semi final leg 2 EFL Carabao Cup pada hari jumat, 25 Januari 2019 jam 02.45 - TVRI




Tidak ada komentar:

Welcome to Add Your Banner