Reza Hafiz Pranajaya

Never Mind

Sabtu, 20 April 2019

Jadwal Sepakbola 20 April 2019 - 22 April 2019



Pada Weekend ini tersaji tajuk balas dendam antara Manchester City vs dengan Tottennham. kemudian dilanjut dengan Bigmatch antara Bayern Munchen vs Werder Bremen.

pada hari Minggu, Liga Italia akan menyajikan bigmatch antara nter Milan vs AS Roma. duel ini akan menentukan nasib tim yang akan berlaga pada liga Champion pada tahun depan.

berlanjut pada senin dini hari, ada bigmatch pada Ligue 1 antara PSG vs AS Monaco. mampukah PSG memperkecil jarak untuk menjadi juara pada ligue 1

jadwal sepakbola sebagai berikut :

SABTU, 20 April 2019
LA LIGA
Alaves vs Real Valladolid 02:00 WIB beIN Sports 2
Celta Vigo vs Girona 18:00 WIB beIN Sports 2
Eibar vs Atletico Madrid 21:15 WIB beIN Sports 2
Rayo Vallecano vs Huesca 23:30 WIB beIN Sports 2
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Manchester City vs Tottenham  18:30 WIB beIN Sports 1
Wolverhampton vs Brighton & Hove Albion 22:00 WIB beIN Sports 1
Newcastle United vs Southampton 23:30 WIB beIN Sports 1
BUNDESLIGA
Bayern Munchen vs Werder Bremen 20:30 WIB Fox Sports 
Bayer Leverkusen vs Nurnberg 20:30 WIB Fox Sports 3
Borussia Monchengladbach vs RB Leipzig 23:30 WIB Fox Sports 3
LIGUE 1
Lyon vs Angers  01:45 WIB beIN Sports 3
SERIE A
Parma vs AC Milan 17:30 WIB beIN Sports 3
Lazio vs Chievo 20:00 WIB beIN Sports 3
Juventus vs Fiorentina 23:00 WIB beIN Sports 3
ENGLISH CHAMPIONSHIP
Norwich City vs Sheffield Wednesday 01:45 WIB TVRI, TVRI Sports 
MAJOR LEAGUE SOCCER
Toronto FC vs Minnesota United 07:00 WIB beIN Sports 2
LA Galaxy vs Houston Dynamo 10:00 WIB beIN Sports 2

Minggu, 10 Maret 2019

JADWAL FINAL ALL ENGLAND OPEN 2019


All England Open 2019 memasuki babak Final. All England open dimulai terhitung dari tanggal 6 Maret 2019 sampai dengan 10 Maret 2019.
Di partai Final, Indonesia diwakilkan oleh Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan. Pasangan ganda putra ini berhasil masuk ke final setelah mengalahkan pasangan ganda putra Jepang Takeshi Kamura / Keigo Sonoda.

BACA JUGA : ALL ENGLAND HISTORY

BACA JUGA : FINAL All England Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan pVS Aaron Chia / Soh Wooi Yik

Di partai semifinal, Indonesia diwakilkan oleh 3 perwakilan, : Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (ganda putra), Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (ganda pura), dan Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran). tetapi hanya Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan yang melaju ke partai final.

Pertandingan final All England Open 2019 akan disiarkan live oleh TVRI dimulai pada jam 18.30 dengan urutan pertandingan sebagai berikut :

Jadwal Final ALL ENGLAND OPEN 2019
WD CHEN Qingchen VS Mayu MATSUMOTO
JIA Yifan Wakana NAGAHARA

WS TAI Tzu Ying VS CHEN Yufei

MD Aaron CHIA VS Mohammad AHSAN
SOH Wooi Yik  Hendra SETIAWAN

XD ZHENG Siwei VS Yuta WATANABE
HUANG Yaqiong Arisa HIGASHINO

MS Kento MOMOTA VS  Viktor AXELSEN

FINAL ALL ENGLAND OPEN 2019 : Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 10 Maret 2019


Final Tournament All England terjadi pada hari ini 10 Maret 2019. Pada final ini mempertandingkan 5 kategori : ganda campuran (XD), ganda putra (MD), ganda putri (WD), tunggal putra (MS) dan tunggal putri (WS). All England merupak salah satu dari bagian superseries 1000 BWF. Hadiah yang diperebutkan juga besar ( USD 1.000.000).

BACA JUGA : ALL ENGLAND HISTORY

BACA JUGA : JADWAL FINAL ALL ENGLAD OPEN 2019
All England

Pada tahun 2019 Indonesia dapat berpeluang membawa gelar juara All England pada ganda putra Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan pada laga Final melawan ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di Birmingham Arena, Minggu (10/3/2019). pertandingan final akan disiarkan langsung dimulai 
pada jam 18.30 di TVRI

Pada fase semi Final All England (09/03/2019), Indonesia diwakilkan oleh 3 perwakilan, : Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (ganda putra), Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (ganda pura), dan Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).

Sebelumnya di semi final ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (ranking 6 dunia) bertemu dengan ganda putra Jepang Takeshi Kamura / Keigo Sonoda (ranking 3 dunia). Secara Head to head keduanya sudah pernah bertemu sebanyak 4 kali pertemuan : Yonex japan Open (2014), Celcom Axiata Malaysia Open (2018), Fuzhou China Open (2018), dan terakhir pada pertandingan kemarin Yonex All England Open (2019). Dalam 4 kali pertemuan tersebut Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan dapat memenangkan pertandingan sebanyak 3x.
Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan berstatus non unggulan tetapi dapat mengejutkan publik karena sampai pada Laga final All England.

The Minion julukan dari Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo unggulan (ranking 1 dunia) harus takluk dari pasangan ganda Tiongkok Liu Cheng / Zhang Nan dengan kedudukan (1-3) pada tanggal 06/03/2019.

Pada semi Final All England, Indonesia juga diwakilkan oleh pasangan ganda putra Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto. Namun, mereka gagal sampai fase final karena kalah dari pasangan ganda Malaysia Aaron Chia / Soh Wooi Yik.
Masih pada fase Semi Final pada Mixed Double (ganda campuran) peluang Indonesia untuk maju ke Final harus kandas karena Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti berhadapan dengan pasangan ganda campuran Tiongkok Zhang Siwei / Huang Yaqiong (ranking 1 dunia).
Pada pertadingan final All England tumpuan Indonesia tertuju pada pundak Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan. Lawan yang dihadapi Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan adalah pasangan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Secara head to head, kedua pasangan ganda putra ini sudah 2x bertemu : Celcom Axiata Malaysia Internasional Challenge (2018) dan Daihatsu Indonesia Masters (2019). Kedua pertemua tersebut dimenangkan oleh Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan.
Namun pada pertandingan semi final kemarin (09/03/2019) terlihat Hendra Setiawan mengalam cidera pada kaki kanannya dan mendapatkan perawatan. Semoga cidera yang didapat Hendra setiawan segera pulih pada pertandingan Final hari ini, dan mereka (Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan) dapat membawa gelar Juara All England 2019 ke Tanah Air Indonesia. Aamiin.
Hendra Setiawan injury

ALL ENGLAND HISTORY : Sejarah ALL ENGLAND dari tahun ke tahun

rezahafizpranajaya.com – All England merupakan salah satu pertandingan prestisiun di BWF karena tournament ini berlevel superseries (BWF Super 1000). Ditahun 2019 ini ada  3 kejuaran BWF Super 1000 diantaranya : pada bulan Maret (All England Open), bulan Juli (Indonesia Open), dan bulan September (China Open).


Berlabel superseries juga dapat terlihat dari jumlah hadiah yang diterima yang sangat besar jumlahnya dibandingkan pertandingan BWF yang lainnya.

BACA JUGA : FINAL All England Open  Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik

BACA JUGA : JADWAL FINAL ALL ENGLAND OPEN 2019

All England berstatus sebagai pertandingan BWF tertua di dunia. All England pertama kali diselenggarakan pada tahun 1899 di Guildford, Inggris. Pada tahun ini pertandingan All England hanya mempertandingan 3 kategori : ganda campuran (XD), ganda putra (MD), dan ganda putri (WD). Untuk tunggal putra (MS) dan tunggal putri (WS) ditambahkan ditahun berikutnya.

Perhelatan All England sempat terhenti dari tahun 1915 hingga 1919 (karena Perang Dunia I) dan dari tahun 1940 hingga 1946 (karena Perang Dunia II).

Pada tahun 1994 -2019 sekarang ini, Pertandingan BWF All England di National Indoor Arena, Birmingham. Namun, sebelum 1994, venue All England sudah berpindah sebanyak tujuh kali.
Berikut ini venue-venue yang pernah digunakan untuk menggelar turnamen All England:
- HQ of the London Scottish Rifles di Buckingham Gate (1899 - 1901)
- Crystal Palace Central Transept (1902)
- London Rifles Brigade's City Headquarters di Bunhill Row (1903 - 1909)
- Horticultural Hall in Vincent Square di belakang the Army and Navy Stores (1910 - 1939)
- Harringay Arena, North London Stadium (1947 - 1949)
- Empress Hall, Earls Court (1950 - 1956)
- Wembley Arena (1957 - 1993)
- National Indoor Arena, Birmingham (1994 - sekarang).

Pada awal berdirinya all England sampai abad ke 20, pertandingan ini dikuasai oleh atlet-atlet tuan rumah. Seiring bertambahnya waktu dan bertambahnya atlet-atlet dari mancanegara yang bertanding, All England sudah tidak didominasi oleh tuan rumah dan menjadi kompetitif tingkat persaingannya.

Bagaimana tingkat prestasi Indonesia di Kejuaraan All England, terhitung sampai dengan tahun 2018, Indonesia total sudah mengantongi 48 kali juara di ajang ini dengan rincian : MS (15), WS (4), MD (20), WD (2), dan XD (5). Indonesia menempati urutan ke-4. Urutan ke-3 ditempati oleh Tiongkok, ke-2 Denmark, dan ke-1 Inggris.

Juara All England dalam lima tahun ini :
Men's Singels
2018 Shi Yuqi vs Lin Dan 21-19, 16-21, 21-9
2017 Lee Chong Wei vs Shi Yuqi 21-12, 21-10
2016 Lin Dan vs Tian Houwei 21-9, 21-10
2015 Chen Long vs Jan O Jorgensen 15–21, 21–17, 21–15
2014 Lee Chong Wei vs Chen Long 21-13, 21-18
Women's Singels
2018 Tai Tzu-ying vs Akane Yamaguchi 21-11, 16-21, 21-19
2017 Tai Tzu-ying vs Ratchanok Intanon 21-16, 22-20
2016 Nozomi Okuhara vs Wang Shixian 21-11, 16-21, 21-19
2015 Carolina MarĂ­n vs Saina Nehwal 16-21, 21-14, 21-7
2014 Wang Shixian vs Li Xuerui 21-19, 21-18
Men's Doubles
2018 Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Mathias Boe /
Carsten Mogensen
21-18, 21-17
2017 Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Li Junhui /
Liu Yuchen
21-19, 21-14
2016 Vladimir Ivanov / Ivan Sozonov vs Hiroyuki Endo /
Kenichi Hayakawa
21-23, 21-18, 21-16
2015 Mathias Boe / Carsten Mogensen vs Fu Haifeng /
Zhang Nan
21-17, 22-20
2014 Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Hiroyuki Endo /
Kenichi Hayakawa
21-19, 21-19
Women's Doubles
2018 Kamilla Rytter Juhl / Christinna Pedersen vs Yuki Fukushima /
Sayaka Hirota
21-19, 21-18
2017 Chang Ye-na /   Lee So-hee vs Kamilla Rytter Juhl / Christinna Pedersen 21-18, 21-13
2016 Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi vs Tang Yuanting /
Yu Yang
21-10, 21-12
2015 Bao Yixin / Tang Yuanting vs Wang Xiaoli /
Yu Yang
21-14, 21-14
2014 Wang Xiaoli / Yu Yang vs Ma Jin /
Tang Yuanting
21-17, 18-21, 23-21
Mixed's Doubles
2018 Yuta Watanabe / Arisa Higashino vs J Zheng Siwei /
Huang Yaqiong
15-21, 22-20, 21-16
2017 Lu Kai / Huang Yaqiong vs Chan Peng Soon /
Goh Liu Ying
18-21, 21-19, 21-16
2016 Praveen Jordan / Debby Susanto vs Joachim Fischer Nielsen / Christinna Pedersen 21-12, 21-17
2015 Zhang Nan /    Zhao Yunlei vs Tontowi Ahmad /
Lilyana Natsir
21-10, 21-10
2014 Tontowi Ahmad / Lilyana Natsir vs Zhang Nan /
Zhao Yunlei
21-13, 21-17

Legenda Indonesia, Rudy Hartono masuk dalam daftar pemain tersukses sepanjang sejarah All England dengan raihan 8 gelar juara. Di bawah ini adalah daftar pemain yang paling banyak memperoleh medali pada kejuaraan Inggris Terbuka:




Welcome to Add Your Banner