Reza Hafiz Pranajaya

Never Mind

Senin, 14 Januari 2019

Tips Persiapan dan Pelaksanaan Jogging

Saat ini olahraga jogging sudah menjadi trend center. Hal tersebut terjadi karena olahraga jogging dapat dilakukan oleh semua kalangan dan semua umur, free, dan disamping itu jogging dapat dilakukan dimana saja asalkan aman tempatnya. Sebagai contoh pelaksanaan jogging dilakukan saat car free day di sekitaran Monas (Jakarta Pusat) atau ditempat-tempat car free day lainnya.  Bagi yang ingin menguji kemampuan diri saat jogging, saat ini juga sudah banyak EO yang menyelenggarakan event jogging bersama dengan mendali dan doorprize sebagai hadiah bagi finisher.

Olahraga jogging merupakan cara untuk membentuk masa otot, membakar lemak dalam tubuh, dan menjaga jantung supaya tetap sehat. Jika dilihat-lihat, apakah perbedaan jogging dan lari. Pasti kedua hal tersebut terdapat perbedaan yang mendasar. Jogging adalah lari santai sedangkan lari adalah kegiatan yang dipacu oleh waktu.
Baca Juga : Belajar Teknik Menginjak Air (Water Trap) pada Olahraga Renang

Dr. George Sheehan, dalam bukunya mendefinisikan bahwa Jogging adalah aktifitas berlari dengan kecepatan di bawah 6 mil/jam, atau sama dengan 9,7 km/jam. Itu sama saja dengan berlari sejauh 1 km yang ditempuh dalam waktu 6,2 menit. Sehingga kecepatan berlari di atas 9,7 km/jam disebut dengan lari/running.

Pada kesempatan ini saya akan membagikan tips sesuai dengan penglaman saya mengenai jogging. Jika ingin melakukan kegiataan jogging perlu diperhatikan hal-hal pada tahap persiapan dan pelaksanaan.

1. Pada tahap persiapan

Pilih waktu jogging pada pagi hari . Hal ini tidak menutup kemungkinan untuk jogging pada sore hari. Jogging pada pagi hari memberikan keuntungan tubuh disinari oleh sinar matahari pagi. Sehingga tubuh dapat memproduksi vitamin D. Udara pagi hari lebih segar dibanding sore hari.

Jika ingin jogging pada waktu pagi hari, hendaknya beristirahat yang cukup pada malam harinya alias tidak begadang. Misal jam 6 pagi akan memulai jogging, pada malam harinya jam 10 malam sudah mulai untuk tidur. Hal ini bertujuan supaya ketika akan jogging tubuh tidak lemas dan mempunyai kadar oksigen yang cukup.

Mengatur konsumsi makanan penting dilakukaan sebelum jogging. Jika ingin jogging pada pagi hari hendaknya tubuh jangan diisi oleh makan berat terlebih dahulu. Makan saja 1 buah pisang sudah cukup. Makan satu jam sebelum jogging atau minum air putih 1 smpe 2 gelas 10 menit sebelum jogging. Jika ingin jogging sore hari, saat disiang hari jam 11 sudah dimulai untuk makan besar dan puasa sesudahnya sampai akan melakukan jogging.

Mempersiapkan perlengkapan jogging. Saat jogging gunakan sepatu, jangan menggunakan sandal dll. Hal ini bertujuan supaya kaki terasa nyaman dan terhindar dari cidera. Jangan menggunakan pakaian yang terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi udara/ sesak napas. Jangan lupa membawa air. Karena olahraga jogging dapat menyebabkan dehidarasi.

Download aplikasi di playstore. Nama aplikasi yang dapat kita pakai saat jogging sangat beragam contohnya; Nike Run Club, Run Tracker, Strava, Endomondo, dll. tujuan pemakaian aplikasi ini adalah untuk melihat hasil rekaman kita saat melakukan jogging contoh : dapat melihat peta tempat kita jogging, kecepatan saat jogging, suhu, cuaca, waktu tempuh dan jarak tempuh.

2. Tahap pelaksanaan.

Sebelum melakukan jogging perlu dilakukan pemanasan. Dengan tujuan terhindar dari kram ataupun cidera saat dan pasca jogging. Pemanasan seperti biasa dilakukan dari kepala sampai dengan kaki. Dengan melakukan pemanasan menandakan tubuh siap melakukan aktivitas dan meningkatkan denyut jantung.

Tetapkan jarak terlebih dahulu. Bagi pemula, jangan mengambil jarak yang jauh. Mulailah dengan jarak 2.5km, atau dengan lari-lari dilapangan sepakbola sebanyak 6 putaran. Hari berikutnya coba tambah jaraknya menjadi 3km, 5km, 7km, dan seterusnya. Kamu bisa menambah jarak tempuh seiring dengan bertambah kuatnya stamina dan pernapasan.
Baca juga : Permasalahan saat berenang

Jangan takut dengan kecapatan. Pada awal saya memulai jogging, saya melakukan secara perlahan. Kemudian menambah kecepatan ketika tubuh sudah siap secara keseluruhan. Dengan menambah waktu lari, lama kelamaan kamu akan dapat lari 30 menit sehari contoh : 1 km ditempuh dalam waktu 7-9 menit.

Jogging ada baiknya dilakukan jangan terlalu sering supaya otot-otot dapat merecovery kondisi tubuh ke keadaan Normal. Contoh : dalam satu minggu melakukan jogging minimal 2 kali. Lakukan jogging secara teratur.

Setelah melakukan aktivitas jogging, tubuh jangan langsung berhenti. Jalan saja 200meter.  untuk cooling down. Kemudian, ketikan sampai dirumah, lakukan instirahat yang cukup.


Tidak ada komentar:

Welcome to Add Your Banner