Persiapan dan Pelaksanaan Running

Saat ini olahraga running sudah menjadi trend center. Hal tersebut terjadi karena olahraga running dapat dilakukan oleh semua kalangan dan semua umur, free, dan disamping itu running dapat dilakukan dimana saja asalkan aman tempatnya. Sebagai contoh pelaksanaan running dilakukan saat car free day di sekitaran Monas (Jakarta Pusat) atau ditempat-tempat car free day lainnya.  Bagi yang ingin menguji kemampuan diri saat jogging, saat ini juga sudah banyak EO yang menyelenggarakan event running bersama dengan mendali dan doorprize sebagai hadiah bagi finisher.
Running Map

Olahraga running merupakan cara untuk membentuk masa otot, membakar lemak dalam tubuh, dan menjaga jantung supaya tetap sehat. Jika dilihat-lihat, apakah perbedaan jogging dan lari. Pasti kedua hal tersebut terdapat perbedaan yang mendasar. Jogging adalah lari santai sedangkan lari adalah kegiatan yang dipacu oleh waktu.

Baca Juga : Belajar Teknik Menginjak Air (Water Trap) pada Olahraga Renang

Dr. George Sheehan, dalam bukunya mendefinisikan bahwa Jogging adalah aktifitas berlari dengan kecepatan di bawah 6 mil/jam, atau sama dengan 9,7 km/jam. Itu sama saja dengan berlari sejauh 1 km yang ditempuh dalam waktu 6,2 menit. Sehingga kecepatan berlari di atas 9,7 km/jam disebut dengan lari/running.

Pada kesempatan ini saya akan membagikan tips sesuai dengan penglaman saya mengenai running. Jika ingin melakukan kegiataan running perlu diperhatikan hal-hal pada tahap persiapan dan pelaksanaan.

1. Pada tahap persiapan running

Pilih waktu running pada pagi hari . Hal ini tidak menutup kemungkinan untuk running pada sore hari. running pada pagi hari memberikan keuntungan tubuh disinari oleh sinar matahari pagi. Sehingga tubuh dapat memproduksi vitamin D. Udara pagi hari lebih segar dibanding sore hari.
running lari di Monas

Jika ingin running pada waktu pagi hari, hendaknya beristirahat yang cukup pada malam harinya alias tidak begadang. Misal jam 6 pagi akan memulai running, pada malam harinya jam 10 malam sudah mulai untuk tidur. Hal ini bertujuan supaya ketika akan jogging tubuh tidak lemas dan mempunyai kadar oksigen yang cukup.
Atur waktu running (lari)

Mengatur konsumsi makanan penting dilakukaan sebelum running. Jika ingin running pada pagi hari hendaknya tubuh jangan diisi oleh makan berat terlebih dahulu. Makan saja 1 buah pisang sudah cukup. Makan satu jam sebelum jogging atau minum air putih 1 smpe 2 gelas 10 menit sebelum running. Jika ingin running sore hari, saat disiang hari jam 11 sudah dimulai untuk makan besar dan puasa sesudahnya sampai akan melakukan running.
konsumsi buah sebelum lari (running)

Mempersiapkan perlengkapan running. Saat jogging gunakan sepatu, jangan menggunakan sandal dll. Hal ini bertujuan supaya kaki terasa nyaman dan terhindar dari cidera. Jangan menggunakan pakaian yang terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi udara/ sesak napas. Jangan lupa membawa air. Karena olahraga running dapat menyebabkan dehidarasi.
Peralatan lari (running)

Download aplikasi di playstore. Nama aplikasi yang dapat kita pakai saat running sangat beragam contohnya; Nike Run Club, Run Tracker, Strava, Endomondo, dll. tujuan pemakaian aplikasi ini adalah untuk melihat hasil rekaman kita saat melakukan running contoh : dapat melihat peta tempat kita running, kecepatan saat running, suhu, cuaca, waktu tempuh dan jarak tempuh.
sofware aplikasi running (lari)

2. Tahap pelaksanaan.

Sebelum melakukan running perlu dilakukan pemanasan. Dengan tujuan terhindar dari kram ataupun cidera saat dan pasca jogging. Pemanasan seperti biasa dilakukan dari kepala sampai dengan kaki. Dengan melakukan pemanasan menandakan tubuh siap melakukan aktivitas dan meningkatkan denyut jantung.
Warm up pemanasan sebelum running (lari)

Tetapkan jarak terlebih dahulu. Bagi pemula, jangan mengambil jarak yang jauh. Mulailah dengan jarak 2.5km, atau dengan lari-lari dilapangan sepakbola sebanyak 6 putaran. Hari berikutnya coba tambah jaraknya menjadi 3km, 5km, 7km, dan seterusnya. Kamu bisa menambah jarak tempuh seiring dengan bertambah kuatnya stamina dan pernapasan.

Jangan takut dengan kecapatan. Pada awal saya memulai running, saya melakukan secara perlahan. Kemudian menambah kecepatan ketika tubuh sudah siap secara keseluruhan. Dengan menambah waktu lari, lama kelamaan kamu akan dapat lari 30 menit sehari contoh : 1 km ditempuh dalam waktu 7-9 menit.

running ada baiknya dilakukan jangan terlalu sering supaya otot-otot dapat merecovery kondisi tubuh ke keadaan Normal. Contoh : dalam satu minggu melakukan jogging minimal 2 kali. Lakukan running secara teratur.

Setelah melakukan aktivitas running, tubuh jangan langsung berhenti. Jalan saja 200meter.  untuk cooling down. Kemudian, ketika  sampai dirumah, lakukan instirahat yang cukup.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Persiapan dan Pelaksanaan Running"